[Kitabut Tauhid] 27. Keutamaan tauhid 02

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Allâh -‘Azza wa Jalla- berfirman : Orang-orang yang beriman dan tidak menodai keimanan mereka dengan kezhaliman (kesyirikan), mereka itulah orang-orang yang mendapat jaminan keamanan dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. _ QS. Al-An’âm : 82.
Dari ayat yang mulia diatas dapat diambil pelajaran sebagai berikut :

  1. Allâh -‘Azza wa Jalla- mengaitkan dan menjadikan Tauhid sebagai syarat keimanan. Artinya, seseorang itu tidak dikatakan beriman sebelum dia merealisasikan Tauhid.
  2. Allâh -‘Azza wa Jalla- menamai kesyirikan dengan kezhaliman dan menjadikannya sebagai salah satu perusak dan pembatal keimanan.
  3. Allâh -‘Azza wa Jalla- memberikan jaminan keamanan dari adzabnya dalam kehidupan dunia dan akhirat bagi siapa saja yang merealisasikan Tauhid dan menamai mereka sebagai orang-orang yang mendapat petunjuk atau berada diatas jalan hidayah.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 27. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar