Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:
Berbicara tentang Allâh -‘Azza wa Jalla- tanpa ilmu merupakan perbuatan yang sangat tercela, diantara puncak kejelekannya adalah :
- Orang yang berbicara tentang agama Allâh -‘Azza wa Jalla- tanpa ilmu menanggung dosa-dosa orang-orang yang dia sesatkan.
- Orang yang berbicara tentang agama Allâh -‘Azza wa Jalla- tanpa ilmu berarti tidak berhukum dengan hukum Allâh -‘Azza wa Jalla-.
- Orang yang berbicara tentang agama Allâh -‘Azza wa Jalla- tanpa ilmu berarti mengikuti hawa nafsunya.
- Orang yang berbicara tentang agama Allâh -‘Azza wa Jalla- tanpa ilmu berarti mengikuti perintah syaithan.
- Orang yang berbicara tentang agama Allâh -‘Azza wa Jalla- bertentangan dengan manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.
selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 22. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;
Play Video (Link Utama)
Link alternatif
“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“