[Kitabut Tauhid] 21. Urgensi Tauhid 21

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Diantara adab yang yang wajib dijaga oleh seorang Penunutut Ilmu adalah hendaknya ketika ditanya tentang suatu ilmu yang tidak diketahuinya, dia mengatakan ‘Allâhu A’lam (‘Allâhu yang lebih mengetahui) dan menghindari sifat takalluf (berlebih-lebihan, memaksakan diri untuk menjawab pertanyaan yang dia tidak memiliki ilmu tentangnya, akhirnya berdusta atas nama Allâh -‘Azza wa Jalla-. Dan berbicara tentang Allâh -‘Azza wa Jalla- tanpa ilmu merupakan bagian bahkan puncak dan pokok kesyirikan, karenanya ia menjadi dosa besar yang paling besar, dan lebih besar dari dosa-dosa syirik lainnya secara umum.

selanjutnya kita akan mempelajari Urgensi Tauhid bag. 21. ketuk link dibawah ini untuk memulai pelajaran;

Play Video (Link Utama)

Link alternatif

matan kitabut tauhid (PDF)

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar