[Belajar Tauhid] 119. Iman Kepada Takdir 09

Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari  Iman Kepada Takdir 08 sbb:

RINGKASAN MADZAB SALAF DALAM MASALAH QADHA’ DAN QADAR :

  1. Beriman kepada rububiyyah Allâh -‘Azza wa Jalla- secara muthlaq, bahwa Allâh -‘Azza wa Jalla- adalah Pencipta, Pemiliki dan Pengatur alam semesta. 
  2. Sesungguhnya Allâh -‘Azza wa Jalla- telah memberikan kepada para hamba kehendak, kemampuan dan ikhtiar (pilihan). Yang dengan semua hal tersebut terwujudlah perbuatan-perbuatan dan karenanya mereka diberi pahala atau siksa. 
  3. Kehendak dan kemampuan pada makhluq tidak keluar dari kehendak dan kemampuan Allâh -‘Azza wa Jalla-. Dia yang memberikan semua itu dan menjadikan mereka mampu memilih dan memilah. Maka perbuatan mana saja yang mereka pilih tidak keluar dari kehendak dan kemampuan Allâh -‘Azza wa Jalla-.
  4. Beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk adalah berdasarkan penisbatannya kepada para makhluq. Sedangkan apabila dinisbatkan kepada Allâh -‘Azza wa Jalla- maka semua takdir adalah baik. Karena kesemurnaan-Nya yang muthlaq, maka tidak ada yang buruk pada sifat dan perbuatan-Nya, maka keburukan tidak dinisbatkan kepada-Nya.

selanjutnya kita akan mempelajari  Iman Kepada Takdir 09, ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran.

Link alternatif

Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar