Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari Hakikat Iman Bagian Pertama sbb:
- Diantara sifat-sifat orang-orang beriman yang jujur keimanannya adalah : hatinya bergetar ketika disebut nama Allâh -‘Azza wa Jalla-, imannya bertambah ketika mendengar ayat-ayat Allâh -‘Azza wa Jalla-, menegakkan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki-Nya dijalan Allâh -‘Azza wa Jalla-.
- Allâh -‘Azza wa Jalla- menjajikan derajat yang tinggi disisi-Nya bagi orang-orang jujur keimanannya, juga menjanjikan ampunan-Nya dan rezeki terbaik disis-Nya.
- Ketika mensifati hamba-hamba-Nya yang jujur keimannya dengan menyebutkan sebagian amalan-amalan mereka, Allâh -‘Azza wa Jalla- menyebutkan amalan-amalan hati dan amalan-amalan zhahir mereka sebagi wujud keimanan. Itu artinya amalan zhahir merupakan bagian keimanan sekaligus buah dari keimanan hati.
- Keimanan itu bertambah dengan bertambahnya amal kebajikan dan pembenaran hati. Sebaliknya berkurang dengan berkurangnya amalan dan pembenaran.
selanjutnya kita akan mempelajari Hakikat Iman Bagian Kedua, ketuk gambah dibawah untuk memulai pelajaran.


“Ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“