بسم الله
pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:
Tidak ada perbedaan pendapat di antara Ulama’ bahwa ikhlas merupakan syarat sah amalan dan syarat diterimanya amalan. Dan ikhlash itu adalah : Berniat mendekatkan diri kepada Allâh dengan amal ketaatan, tanpa mengharapkan dari mahluk suatu apapun dari amalan tersebut baik berupa pujian dari manusia dan lain sebagainya.
selanjutnya kita akan masuk pada Muqaddimah keduapuluh-enam dari Qowaa Idul Arba’ah. ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran:


“ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.“