[Belajar Tauhid] 48. Muqaddimah Al Qawaa ‘id Al Arba’ah 25

بسم الله

catatan: Besok (Sabtu) pukul 17.00WIB, quis pekanan 10 akan aktif, so jangan lupa muraja’ah materi sepekan ini yaa 🙏


pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa:

Agar suatu amalan diterima oleh Allâh -‘Azza wa Jalla-, selain harus dibangun diatas keimanan, juga harus dibangun diatas keikhlashan dan peneladan terhadap Sunnah Rasûlullâh -Shallallâhu ‘Alaihi Wassalam-. Dua fondasi ini (ikhlash dan mutaba’ah) adalah realisasi yang sebenar-benarnya dari penerapan syahadatain (dua kalimat syahadat) yang mana keduanya adalah inti dari agama Islam.

selanjutnya kita akan masuk pada Muqaddimah keduapuluh-lima dari Qowaa Idul Arba’ah. ketuk gambar dibawah untuk memulai pelajaran:

link alternatif

ustadz Abu Muhammad Syihabuddin Al-Atsary adalah alumni Ma’had ‘Ilmi Al-Madinah Surakarta. Saat ini beliau aktif dalam berbagai kegiatan dakwah. Selain rutin mengisi kajian di kota dan di daerah sekitar, beliau adalah Pimpinan Pondok Pondok Pesantren Khulafa’ Rasyidin Bagan Batu. Beliau juga dipercaya sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Islam Ar-Raudhoh (YPIA) Bagan Batu. Kini beliau turut berkontribusi sebagai pemateri di aplikasi HijrahApp.

Tinggalkan komentar