Doa Meminta Kehancuran Untuk Kaum Kuffar Yang Memerangi Kaum Muslimin

kita bersedih dan geram dengan apa yang terjadi di Wamena – Papua. Namun, tentu saja kita tetap harus bersabar dalam tindakan dan biarlah pemerintah yang menanganinya. tapi kita akan menumpahkan kegeraman ini dalam do’a. semoga pembunuh saudara-saudari seiman kita ini binasa dengan kebinasaan yang pedih.

semoga Allah menjadikan kita mencintai keimanan dan menghiasi hati-hati kita dengan iman. Dan menjadikan kita membenci kekufuran, kefasikan serta kemaksiatan. semoga Allah mengangkat musibah dari negeri ini dan menggantikannya dengan nikmat keamanan di setiap penjurunya

berikut adalah doa yang pernah di ucapkan rasulullah tercinta.


Doa Meminta Kehancuran Untuk Kaum Kuffar Yang Memerangi Kaum Muslimin

Dari Rifa’ah bin Rafi’ radhiallahu’anhu, beliau mengatakan,

لمَّا انكفَأ المشرِكونَ عن أُحُدٍ قالَ رسولُ اللَّهِ صلَّى اللَّهُ عليهِ وسلَّمَ استَووا علَيَّ أُثْني علَى ربِّي فَصاروا خَلفَهُ صُفوفًا فقالَ اللَّهُمَّ لكَ الحَمدُ كلُّهُ فذكرَ الحديثَ بطولِهِ وفيهِ اللَّهُمَّ قاتِلِ الكفَرةَ الَّذينَ يصدُّونَ عن سبيلِكَ ويُكَذِّبونَ رُسُلَكَ واجعَل عليهِم رِجزَكَ وعذابَكَ اللَّهُمَّ عذِّبِ الكَفَرةَ إلَهَ الحقِّ

“Ketika kaum Musyrikin mundur dari gunung Uhud, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam berseru: “naiklah kepadaku, Aku akan memuji Rabb-ku“. Pasukan kaum Muslimin pun membuat barisan di belakang beliau. Lalu beliau berdoa: “Ya Allah, untuk-Mu segala pujian...”, lalu disebutkan doa yang panjang yang di dalamnya terdapat:

اللَّهُمَّ قاتِلِ الكفَرةَ الَّذينَ يصدُّونَ عن سبيلِكَ ويُكَذِّبونَ رُسُلَكَ واجعَل عليهِم رِجزَكَ وعذابَكَ اللَّهُمَّ عذِّبِ الكَفَرةَ إلَهَ الحقِّ

Ya Allah… binasakanlah orang-orang kafir yang menyimpang dari jalan-Mu, yang mendustakan rasul-rasul-Mu, dan timpakanlah hukuman dan adzab-Mu atas mereka. Yaa Allah, adzablah orang-orang kafir! Wahai sesembahan yang Maha Benar..!“” (Nataij Al Afkar, 2/163, Ibnu Hajar mengatakan: “shahih”).

Riwayat lengkap dari hadits ini dikeluarkan dalam Imam Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrad:

لما كان يومُ أُحُدٍ ، وانكفأ المشركون ، قال رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ استَوُوا حتى أُثنِيَ على ربي عزّ و جلَّ اللهم لك الحمدُ كلُّه ، اللهم لا قابضَ لما بسطتَ ، و لا مُقَرِّبَ لما باعدتَ ، و لا مُباعِدَ لما قرَّبتَ ، و لا مُعطِيَ لما منعْتَ ، و لا مانعَ لما أَعطيتَ اللهم ابسُطْ علينا من بركاتِك و رحمتِك و فضلِك و رزقِك ، اللهم إني أسألُك النَّعيمَ المقيمَ الذي لا يحُولُ و لا يزولُ اللهم إني أسألُك النَّعيمَ يومَ العَيْلَةِ ، و الأمنَ يومَ الحربِ ، اللهم عائذًا بك من سوءِ ما أُعطِينا ، و شرِّ ما منَعْت منا اللهم حبِّبْ إلينا الإيمانَ وزَيِّنْه في قلوبِنا ، وكَرِّه إلينا الكفرَ والفسوقَ والعصيانَ واجعلْنا من الراشدين اللهم توفَّنا مسلمِين ، و أحْيِنا مسلمِين و ألحِقْنا بالصالحين ، غيرَ خزايا ، و لا مفتونين اللهم قاتِلِ الكفرةَ الذين يصدُّون عن سبيلِك ، و يُكذِّبون رُسُلَك ، و اجعلْ عليهم رِجزَك و عذابَك قاتِلِ الكفرةَ الذينأُوتوا الكتابَ ، إلهَ الحقِّ

“Ketika kaum Musyrikin mundur dari gunung Uhud, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam berseru: “naiklah kepadaku, Aku akan memuji Rabb-ku ‘Azza wa Jalla“. Lalu beliau berdoa:

اللهم لك الحمدُ كلُّه ، اللهم لا قابضَ لما بسطتَ ، و لا مُقَرِّبَ لما باعدتَ ، و لا مُباعِدَ لما قرَّبتَ ، و لا مُعطِيَ لما منعْتَ ، و لا مانعَ لما أَعطيتَ اللهم ابسُطْ علينا من بركاتِك و رحمتِك و فضلِك و رزقِك ، اللهم إني أسألُك النَّعيمَ المقيمَ الذي لا يحُولُ و لا يزولُ اللهم إني أسألُك النَّعيمَ يومَ العَيْلَةِ ، و الأمنَ يومَ الحربِ ، اللهم عائذًا بك من سوءِ ما أُعطِينا ، و شرِّ ما منَعْت منا اللهم حبِّبْ إلينا الإيمانَ وزَيِّنْه في قلوبِنا ، وكَرِّه إلينا الكفرَ والفسوقَ والعصيانَ واجعلْنا من الراشدين اللهم توفَّنا مسلمِين ، و أحْيِنا مسلمِين و ألحِقْنا بالصالحين ، غيرَ خزايا ، و لا مفتونين اللهم قاتِلِ الكفرةَ الذين يصدُّون عن سبيلِك ، و يُكذِّبون رُسُلَك ، و اجعلْ عليهم رِجزَك و عذابَك قاتِلِ الكفرةَ الذينأُوتوا الكتابَ ، إلهَ الحقِّ

Ya Allah, untuk-Mu segala pujian. Ya Allah tidak ada yang bisa mengenggam apa yang Engkau bentangkan, tidak ada yang bisa mendekatkan apa yang Engkau jauhkan, tidak ada yang bisa menjauhkan apa yang engkau dekatkan, tidak ada yang bisa memberi apa yang Engkau tahan, dan tidak ada yang bisa menahan apa yang telah Engkau beri. Ya Allah keberkahan-Mu kepada kami, juga rahmat-Mu, juga karunia-Mu dan rizki-Mu. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kenikmatan yang kekal yang tidak berlalu dan tidak pula hilang. Ya Allah aku memohon kepada-Mu kenikmatan di saat kefakiran, dan keamanan di saat ketakutan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan apa yang telah Engkau berikan kepada kami, dan dari kejelekan apa saja yang telah Engkau tahan dari kami. Ya Allah, buatlah kami mencintai keimanan dan hiasi hati-hati kami dengan iman. Dan buatlah kami membenci kekufuran, kefasikan serta kemaksiatan. Dan jadikanlah kami di orang-orang yang mengikuti petunjuk. Ya Allah, wafatkan kami dalam keadaan Islam, hidupkan kami dalam keadaan Islam dan kumpulkanlah kami bersama dengan orang orang shalih yang tidak hina dan tidak pula terfitnah.Ya Allah… binasakanlah orang-orang kafir yang menyimpang dari jalan-Mu, yang mendustakan rasul-rasul-Mu, dan timpakanlah hukuman dan adzab-Mu atas mereka. Yaa Allah, binasakanlah orang-orang kafir yang telah diberi kitab! Wahai sesembahan yang Maha Benar..!“” (HR. Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrad, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Adabil Mufrad, 538)

sumber: https://kangaswad.wordpress.com/2015/11/16/doa-meminta-kehancuran-untuk-kaum-kuffar-yang-memerangi-kaum-muslimin/

Tinggalkan komentar