Tidak hanya bagi anak, aktivitas menyusui juga memberikan manfaat yang besar bagi ibu. Di antara manfaat aktivitas menyusui ialah:
1. Menguatkan ikatan afektif (ikatan batin) ibu dan anak. Ke depan, faktor ini sangat bermanfaat untuk pengasuhan dan perkembangan anak.
2. Aktivitas menyusui memberikan efek relaksasi bagi ibu.
3. Saat menyusui, interaksi afektif ibu-anak dapat meningkatkan produksi ASI.
4. Menurunkan risiko ibu mengalami kanker payudara dan kanker ovarium. Risiko makin turun berbanding lurus dengan lamanya menyusui.
5. Menyusui dapat memperpanjang usia reproduktif ibu (menunda menopause).
6. Mengurangi risiko kegemukan pada ibu.
Yang tidak kalah penting, seorang ibu hendaknya berniat memberikan nutrisi yang amat dibutuhkan oleh buah hatinya dengan mengharap pahala dari Allah Ta’ala saat menyusui.
Sumber :
– Dorjhochoo T et al., Dietary and lifestyle predictors of age at natural menopause and reproductive span in the Shanghai Women’s Health Study, Menopause. 2008; 15(5): 924–933.
– Krause, KM, Lovelady, CA, & Obstye, T, Predictors of Breastfeeding in Overweight and Obese Women: Data From Active Mothers Postpartum (AMP), Matern Child Health J. 2011 Apr; 15(3): 367–375.
– Li DP et al., Breastfeeding and ovarian cancer risk: a systematic review and meta-analysis of 40 epidemiological studies, Asian Pac J Cancer Prev. 2014;15(12):4829-37.
– UNICEF 1993, Breastfeeding counselling: a training course.
– Zhou Y et al., Association between breastfeeding and breast cancer risk: evidence from a meta-analysis. Breastfeed Med. 2015 Apr;10(3):175-82
repost dari: https://web.facebook.com/MajalahKesehatanMuslim